1. Pra-Verifikasi Pemasangan
Persiapan Poros:
· Pastikan poros memenuhi yang ditentukantoleransi diameter(biasanya h6 atau h7)
· Pastikan permukaan akhir berukuran 1,6 µm Ra atau lebih baik
· Pastikan penghilangan gerinda dan kontaminan sepenuhnya
· Periksa porostoleransi kehabisantetap dalam TIR 0,05 mm
Inspeksi Bantalan:
· Validasi penunjukan bantalan sesuai dengan persyaratan aplikasi
· Mengonfirmasimekanisme pengunciantipe (kerah eksentrik, sekrup set, atau selongsong adaptor)
· Verifikasipengaturan penyegelanintegritas dan pelumasan terlebih dahulu-pengisian daya
2. Prosedur Pemasangan untuk Sistem Penguncian yang Berbeda
Penguncian Kerah Eksentrik (Desain EC):
· Geser bantalan ke poros hingga posisinya menempel pada bahu
· Putarkerah eksentrikdalam arah putaran poros sampai aman
· Aman menggunakankunci mesin cuciDansekrup soket hex
· Torsi pengencang sesuai spesifikasi pabrikan (biasanya 0,05-0,1 Cd)
Setel Pengunci Sekrup (Desain SS):
· Posisikan bantalan pada lokasi poros yang ditentukan
· Sejajarkanmengatur sekrupdengan porospermukaan tanah datar
· Kencangkan beberapa sekrup secara bergantian untuk mencapai tekanan yang seragam
· Terapkan torsi akhir menggunakan alat yang dikalibrasi (lihat bagan pabrikan)
Pemasangan Selongsong Adaptor:
· Posisiselongsong adaptorpada poros di titik pemasangan
· Geser bantalan ke selongsong hingga terpasang dengan benar
· Kencangkanmur penguncisecara bertahap sambil memutar poros untuk mencegah brinelling
· Aman menggunakankunci mesin cucitab setelah mencapai izin internal yang benar
3. Parameter Pengetatan Kritis
Tetapkan Nilai Torsi Sekrup:
| Diameter Poros (mm) | Torsi Standar (Nm) | Torsi Baja Tahan Karat (Nm) |
|---|---|---|
| 25-30 | 7-10 | 5-8 |
| 35-40 | 15-20 | 12-15 |
| 45-50 | 25-35 | 20-25 |
Prosedur Pengencangan Mur Pengunci:
· Rotasi awal:-kencangkan dengan tangan hingga komponen terpasang dengan benar
· Pengencangan primer: torsi akhir 30% saat memutar bantalan
· Torsi akhir: Mencapai nilai yang ditentukan secara bertahap
· Verifikasi izin: Konfirmasikan rotasi bebas tanpa permainan berlebihan
4. Penyelarasan dan Penyesuaian Akhir
Persyaratan Pemasangan Dasar:
· Pastikan kerataan permukaan pemasangan dalam 0,05 mm/m
· Gunakan pola pengencangan berurutan untuk baut dasar
· Terapkan senyawa pengunci benang-di tempat yang diperkirakan akan terjadi getaran
· Verifikasikeselarasan paralelantara poros dan referensi dasar
Pertimbangan Ekspansi Termal:
· Memungkinkan pergerakan poros aksial dalam pengaturan-bebas yang tetap
· Pertahankan jarak bebas minimum 0,1 mm pada pemasangan ujung bebas
· Pertimbangkan kisaran suhu operasional saat mengatur jarak bebas
5. Pasca-Verifikasi Instalasi
Pemeriksaan Operasional:
· Konfirmasikan rotasi manual yang mulus tanpa mengikat
· Verifikasi tidak adanya kebisingan abnormal selama uji coba
· Pantau suhu selama pengoperasian awal (tidak boleh melebihi 70 derajat)
· Periksa kebocoran pelumas pada antarmuka penyegelan
Protokol Pemeliharaan:
· Dokumentasikan tanggal pemasangan dan nilai torsi
· Menetapkan jadwal pelumasan ulang berdasarkan kondisi pengoperasian
· Sertakan pemeriksaan bearing dalam siklus perawatan rutin

